Kembali ke Blog Buku

Menebak Weton dengan Tabel dan Rumus Kalender Jawa

Riyanto Estimasi Baca: 1 Menit 8 Pembaca
Menebak Weton dengan Tabel dan Rumus Kalender Jawa
Mode Keterbacaan Artikel

Dalam  sistem kalender Jawa   daur hari yang dipakai ada dua, yaitu: daur saptawara (mingguan) dan daur pancawara (pekan/pasar). Daur mingguan terdiri atas 7 hari, yaitu: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Daur pekan terdiri atas 5 pasaran, yaitu: Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage. Dalam tradisi Jawa, kedua macam hari itu digabungkan untuk mengingat kejadian-kejadian penting, misalnya seseorang lahir pada   Minggu Kliwon atau Sabtu Wage, seseorang meninggal pada  Jum’at Legi atau Jum’at Pon. Kombinasi kedua daur hari dan pasaran tersebut disebut weton.

Menebak weton pada tanggal tertentu dapat dilakukan dengan mudah, baik untuk menebak  weton beberapa abad yang lampau maupun yang akan datang,  jika kita memahami  sistem kalender. Setiap sistem kalender memiliki cara berbeda dalam penyusunannya, misalnya kalender Masehi, Hijriah, Saka, dan Jawa Sultan Agung. Selain itu, juga harus dipahami konsep periode waktu seperti: tahun, bulan, minggu, pekan/pasar, dan hari.  Pemahaman konsep-konsep tersebut sebagai dasar untuk membangun model matematika weton.  Pemodelan weton merupakan penerapan  operasi hitung sederhana.

Riyanto

Riyanto

Guru Besar FKIP Universitas Bengkulu (UNIB) | Pakar Teknologi Pembelajaran.